Friday, August 11, 2023

Pembelajaran melalui Dinamika Kelompok

Pembelajaran Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk lebih mengembangkan berbagai metode belajar yang mengimplementasikan pelaksanaan profil pelajar Pancasila. Salah satu pengembangan dari profil tersebut adalah bergotong royong dan berkebinekaan global. Pentingnya memahami bahwa sifat dasar manusia adalah sebagai makhluk sosial tentunya kolaborasi selama pembelajaran dapat melatih kemampuan softskill bagi siswa untuk dapat berkerjasama dalam sebuah timwork.

Dinamika kelompok dapat diartikan sebagai proses interaksi antar anggota kelompok untuk saling bertukar ide, pendapat ataupun informasi yang mencakup terhadap kemampuan pengembangan aspek sosial, emosiaonal, serta kognitif. 

Dalam teknik pembelajaran dinamika kelompok tentunya para peserta didik harus belajar dalam kondisi berkelompok. Beberapak metode pemilihan kelompok siswa dapat dilakukan sebagai berikut :

1. Pemilihan Kelompok Siswa secara Outdoor

    Beberapan teknik pembentukan kelompok secara outdoor dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Permainan  bernyanyi, dengan teknik ini para siswa diminta untuk membuat lingkaran kemudian  berjalan kecil dan sambil bernyanyi, Selanjutnya guru memberikan kode dengan tangan atau menyerukan sebuah kendaraan yang menunjukan pembagian kelompok sesuai jumlah jari yang diangkat atau menyerukan nama kendaraan yang disesuaikan dengan jumlah ban pada kendaraan yang disebutkan sekaligus diperagakan
  • Permainan dimana para siswa membentuk lingkaran kemudian guru memanggil sejumlah siswa (disesuaikan dengan jumlah kelompok yang akan dibentuk) secara acak atau berdasarkan bulan lahir untuk membentuk lingkaran di dalam, untuk selanjutnya siswa lainnya harus berbaris di belakang siswa yang td sudah dipanggil di awal pada hitungan angka tertentu untuk membuat siswa segera bergerak secara acak menuju siswa yang dituju
  • Permainan Siswa tertinggi, para siswa diminta membuat lingkaran dengan urutan siswa tertinggi pada salah satu lingkaran dan seterusnya sampai dengan siswa tertinggi berdiri berdampingan dengan siswa terpendek, selanjutnya diambil siswa terpendek sejumulah kelompok yang diharapkan maju ke tengah lingkaran kemudian para siswa dalam hitungan tertentu harus berbaris dibelakang temannya dan harus lebih tinggi dari teman didepannya
2. Pemilihan kelompok secara Indoor
  • Guru menyiapkan berbagai bentuk bangun datar sejumlah siswa dengan bentuk bangun datar sesuai dengan jumlah kelompok yang diharapkan, kemudian ketua murid diminta untuk membagikan bangun datar tersebut kepada para siswa secara acak di kelas. Setelah dibagikan para siswa diminta untuk menuliskan nama masing masing pada whiteboard di depan kelas sesuai dengan bentuk bangun datar yang telah dituliskan oleh guru sebelumnya
  • Guru menyiapkan permen sejumlah siswa dalam kelas dengan beberapa jenis permen yang disesuaikan dengan jumlah kelompok yang diharapkan. kemudian para siswa diminta untuk tidak bersuara dan hanya diminta berdiri sesuai dengan jenis permen yang diacungkan oleh guru untuk kemudian mereka menyesuaikan diri duduk berkelompok sesuai dengan kelompoknya yang telah terbentuk tetapi tidak boleh bersuara.
  • Guru meminta siswa untuk menuliskan nama benda/hewan/tumbuhan yang diawali oleh huruf tertentu yang diminta oleh gurunya kemudian segera setelah selesai buku langsung diacungkan kemudian guru akan mengambil buku sejumlah siswa yang diperlukan dalam 1 kelompok, dan buku yang diambil diminta untuk mengikuti perpindahan sesuai dengan yang diminta oleh guru. hal tersebut dilakukan berulang untuk temannya yang belum berkelompok sampai dengan semua siswa terpenuhi masuk ke dalam kelompok.
Beberapa teknik pembentukan kelompok tersebut memungkinkan agar siswa dapat berkelompok secara adil dan tidak ada pilih pilih teman sehingga dapat melatih empati dan kepekaan siswa terhadap teman sekelasnya yang secara tidak langsung dapat mengurangi gap kelompok dalam kelas.

Pembelajaran menggunakan dinamika kelompok dalam 1 (satu) semester dapat dilakukan 2 kali rombak kelompok pada project yang berbeda sehingga lebih memudahkan siswa dalam mengenal teman temannya dan meningkatkan rasa saling membutuhkan dalam kelas.

No comments:

Post a Comment

TAMAN SMKN 3 BANDUNG

SMK Negeri 3 Bandung yang terletak di Jl. Solontongan No. 10 Turangga Lengkong Kota Bandung memiliki Ruang Area Terbuka Hijau yang menarik u...